Kaki Bengkak dan Kencing Manis

Tanya:

Saya berumur 52 tahun, kurang lebih 9 tahun mendapat penyakit kencing manis. Pada awalnya saya rajin kontrol, mungkin sekitar 4-5 tahun, tapi sesudah itu saya kurang teratur ke dokter maupun kontrol pemeriksaan laboratorium. Obat yang saya minum selama ini mula-mula Diamicron kemudian ditambah Metformin. Pada masa awal tersebut, gula darah saya sebenarnya cukup baik. Pada saat puasa, gula darah sekitar 110-120. Dan dua jam sesudah makan sekitar 140. Tiga tahun terakhir dari pemeriksaan yang tidak teratur, gula darah saya sekitar 240-260.

Satu bulan terakhir ini kaki saya mulai agak bengkak. Saya berobat ke dokter umum, diberi obat agar kencingnya banyak, kemudian bengkak hilang. Saya diminta agar obat kencing manis diminum teratur dan gula darah saya menjadi 150-160. Hasil pemeriksaan kencing saya, proteinnya positif sedangkan fungsi ginjal dikatakan masih baik, kalau tidak salah creatinine 1,3. Selain itu, saya diberi obat tekanan darah tinggi Nifedipin karena tekanan darah saya diukur 180/105. Dokter mengatakan penyakit ginjal saya adalah akibat dari penyakit kencing manis yang selama ini kurang terkontrol.

Saya mohon penjelasan, apakah penyakit ginjal saya tidak parah karena dikatakan fungsi ginjal saya masih baik? Sehubungan dengan teman saya yang tahun lalu menjalani cuci darah karena ginjalnya rusak, saya menjadi khawatir apakah penyakit ginjal saya dengan kaki yang bengkak dan dengan penyakit kencing manis yang sudah 9-10 tahun dapat membahayakan kondisi tubuh saya? Adik saya berumur 45 tahun juga mempunyai penyakit kencing manis sudah sekitar 4-5 tahun, mohon petunjuk dokter agar adik saya dapat terhindar dari penyakit ginjal ini.

Anwar B
Samarinda, Kalimantan Timur

Jawab:

Bapak Anwar yth, sayang data yang disampaikan kurang lengkap, tapi saya akan memberikan penjelasan tentang penyakit yang Anda derita dan penanggulangannya. Pertama, penyakit Anda ini saya perkirakan adalah apa yang disebut Nefropati Diabetik (ND), yaitu penyakit ginjal sebagai komplikasi dari penyakit kencing manis atau diabetes. Penyakit ini ditandai dengan bocornya protein atau albumin melalui saringan ginjal (glomerulus) ke dalam urin.

Mula-mula sedikit, kemudian bertambah banyak kebocorannya dan selanjutnya berkembang ke arah timbulnya pembengkakan misalnya di kaki. Pembengkakan terjadi karena kadar protein dalam darah menurun. Hal ini disebabkan oleh karena kebocoran protein yang cukup tinggi di ginjal, misalnya sudah lebih dari 1 gram/24 jam.

obat herbal diabetes mellitus

obat herbal diabetes mellitus

testimoni obat herbal diabetes mellitus

Pada kebocoran yang sangat tinggi, misalnya di atas 3 – 3,5 gram, dikatakan sudah pada tahap Nefrotik (Nephrotic Stage), pembengkakan lebih parah di kaki, perut, muka, kepala, tangan, dan sebagainya. Pada tingkat ini biasanya kolesterol juga sudah tinggi.

Sebenarnya penyakit ginjal pada penderita diabetes dapat bermacam-macam. Selain ND, juga Infeksi ginjal atau saluran kemih, kemudian apa yang disebut papillary necrosis atau bagian dari ginjal menjadi mati (nekrosis). Selain itu bisa juga gangguan kandung kencing dengan segala komplikasinya. Namun gangguan ginjal pada diabetes yang paling banyak, sekitar 90 persen, adalah ND.

Sekitar 30-40 persen pasien diabetes (tipe I dan II) akan mendapat ND. ND ini adalah penyakit ginjal yang paling banyak menyebabkan gagal ginjal tahap akhir (GGTA atau ESRD = End Stage Renal Disease). Di Amerika dan Singapura. Misalnya, dari seluruh pasien GGTA, 40 persen disebabkan penyakit ND. Di negara-negara lain dengan angka lebih rendah, yaitu Swedia 20 persen dan Australia 12 persen.

Biasanya ND jarang timbul pada masa sebelum 10 tahun mendapat penyakit diabetes. Pada Anda, ND terlihat timbul agak lebih cepat, kemungkinan karena 4-5 tahun terakhir penyakit diabetes Anda tidak terkendali secara baik.

Untuk menanggulanginya, Anda bisa melakukan diet dan pengobatan. Penanggulangan ini harus dijalankan secara tekun dan disiplin dalam mengendalikan gula darah agar selalu normal, ditandai dengan kadar gula darah yang normal dan kadar HbA1C (GlycoHb) yang berada di bawah 6,5 persen. Selain itu, hipertensi harus ”diperangi” dengan target tekanan darah di bawah 140/90. Bila sudah ada kebocoran albumin targetnya lebih rendah yaitu 125-130/75-85. Gunakan obat hipertensi golongan ACE Inhibitor atau ARB (Angiotension Receptor Blocker).
Bila ada kenaikan kadar lemak darah harus diobati agar menjadi normal. Diet yang harus dijalani adalah diet diabetes, diet rendah protein untuk mengurangi beban ke ginjal, diet rendah kolesterol dan tentunya diet hipertensi.

ND Anda agaknya sudah berada pada tahap 4. Pengobatan harus dilakukan dengan gigih. Suatu kondisi yang cukup menggembirakan adalah bahwa selama 15 tahun ini berbagai perkembangan strategi pengobatan berhasil menekan angka kematian penderita ND dari 70 persen ke 20 persen. Mengenai adik Anda, pengobatan diabetesnya ditujukan untuk menghindari timbulnya ND. Penanggulangan yang telah disebutkan di atas, seperti diet, pemeriksaan laboratorium dan pengobatan terhadap diabetes, hipertensi, hiperlipidemia perlu dijalankan secara tekun.

Bila sudah ada kebocoran albumin, apalagi bila sudah ada pembengkakan kaki, sebaiknya ditangani oleh seorang konsultan Nefrologi. Petunjuk rujukan yang lain adalah bila ada sel darah merah di urin atau misalnya sudah ada penurunan fungsi ginjal.

Dr. Nico A. Lumenta, K.Nefro
Konsultan Ginjal-Hipertensi, RS Mediros

Sumber : Sinar Harapan

testimoni obat herbal diabetes mellitus
About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Seputar Tanya Jawab dan tag , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Kaki Bengkak dan Kencing Manis

  1. Ping balik: Penanggulangan Diabetes Melitus | Caramanfaat.net

Komentar ditutup.