Rasa Kebas pada Tangan dan Kaki

Masalah :

Dokter, saya seorang laki-laki berusia 56 tahun. Saya mempunyai keluhan pada kedua tangan dan kaki saya terasa kebas-kebas/perasaan rabanya berkurang, terutama pada telapak tangan dan kaki. Kadang-kadang saya tidak merasakan barang yang saya pegang, bahkan tanpa saya sadari barang tersebut terjatuh, seperti pada saat sedang memegang gelas atau sendok. Keadaan ini sudah saya derita selama kurang lebih 1 tahun lamanya, dan dirasakan semakin berat.

Perlu Dokter ketahui saya adalah juga penderita penyakit kencing manis selama 5 tahun, kadang gula darah tinggi dan terkadang rendah, jadi tidak terkontrol dengan baik. Selama ini saya hanya minum jamu-jamuan untuk mengobati kencing manis yang saya derita ini. Bagaimana cara penanganan penyakit saya ini? Mohon penjelasan dari Dokter. Atas waktu dan kesempatannya, saya ucapkan banyak terima kasih.

Tu, Pontianak

Jawab:

YTH Bapak Tu di Pontianak, terima kasih atas pertanyaannya. Dari gejala-gejala yang dikemukakan kemungkinan Bapak menderita suatu Neuritis Perifer yang disebabkan penyakit kencing manis yang telah lama Bapak derita dan tidak terkontrol secara baik. Saran Kami segera obati pennyakit kencing manis Bapak secara baik dan benar.

Neuritis Perifer yaitu terjadinya peradangan/ inflamasi atau kerusakkan/degenerasi dari saraf tepi/perifer. Hal ini dapat terjadi local (setempat) ataupun secara luas (polyneuritis), dapat menimbulkan kelemahan otot-otot yang dipersarafi, hilangnya rasa raba/sensibilitas dan kadang dapat disertai terjadinya perubahan tropic dengan disertai rasa nyeri hebat.

Penyebab penyakit ini:

1. Infeksi: seperti penyakit kusta, dsb.

2. Kelainan metabolisme: kencing manis, anemia pernisiosa, dsb.

3. Penyakit defisiensi: peminum alcohol/ alkoholisme, kurang gizi, kurang vitamin, dsb.

4. Keracunan: logam berat (timbal, air raksa, arsen), obat-obatan (INH, Penisilin, Sulfadiazine).

5. Penyakit jaringan ikat kolagen: periarteritis, lupus erythematosus, dsb.

Gejala-gejala klinis yang ditemukan:

1. Kelemahan otot-otot.

2. Kehilangan rasa raba atau sensibilitas berkurang.

3. Rasa nyeri.

4. Keadaan lanjut sering disertai dengan kontraktur atau cacat.

Penatalaksanaan Neuritis Perifer:

Tujuan terapi yang diberikan adalah:

1. Berusaha menghilangkan penyebabnya.

2. Menghilangkan rasa nyeri.

3. Berusaha mengembalikan rasa sensibilitas seoptimal mungkin.

4. Mencegah atau mengkoreksi adanya kontraktur atau kecacatan.

Rehabilitasi Medik pada penderita Neuritis Perifer:

1. Fisioterapi:

- Bila ada rasa nyeri dapat diberikan terapi panas berupa: Infra red, paraffin bath, SWW atau MWD.

- Untuk mengembalikan rasa sensibilitas dapat diberikan kontras bath (merendam tangan dan kaki secara bergantian dalam air dingin dan hangat).

- Faradisasi jika terdapat kelemahan otot.

- Exercise: Latihan peningkatan lingkup gerak sendi, peregangan, dan penguatan otot-otot yang lemah.

2. Okupasi Terapi:

- Latihan peningkatan aktifitas kegiatan sehari-hari.

- Latihan peningkatan sensibilitas: dengan meremas-remas pasir, beras atau pasien disuruh meraba potongan kertas amplas dimulai dengan amplas kasar sampai yang halus.

- Latihan untuk perbaikan fungsi.

3. Ortotik Prostetik:

Bila perlu dapat diberikan alat bantu berupa: tongkat, splint, sepatu koreksi, bracing.

4. Psikologi:

Berupa psikoterapi dan support mental karena penyakit ini merupakan penyakit kronis, sehingga pasien sering dibuat frustrasi oleh penyakitnya.

Demikian yang dapat Kami jelaskan sekilas tentang penyakit Neuritis Perifer yang dapat menyebabkan timbulnya rasa kebas-kebas dan kelemahan pada tangan atau kaki. Semoga dapat bermanfaat bagi Anda dan pembaca sekalian. Untuk konsultasi lebih lanjut dapat menghubungi Kami.

Team Pengasuh

Sumber : Pontianak Post Online

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Seputar Tanya Jawab dan tag , , , , . Tandai permalink.